Home OKU RAYA Tekan Angka Stunting Melalui Rembuk Tingkat Kabupaten

Tekan Angka Stunting Melalui Rembuk Tingkat Kabupaten

242
0
SHARE

OKU Timur, SOR – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Tahun 2021, acara tersebut dibuka langsung Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T. turut hadir Wakil Bupati H.M Adi Nugraha Purna Yudha, S.H. Ketua TP. PKK OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes. Forkopimda dan Para Kepala OPD, Camat, Kepala Bappeda dan Litbang. Bina Praja II Senin (24/05/2021).

Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T. dalam sambutannya menyampaikan
berdasarkan data tersebut, maka percepatan penanganan stunting menjadi salah satu fokus progam dibidang kesehatan maupun sektor lainnya untuk mengantisipasi kondisi gizi kronis yang mengakibatkan anak tumbuh dengan kondisi yang tidak maksimal.

Dikatakan nelalui rembuk stunting ini, diharapkan kita semua dapat semakin bersemangat dalam memberikan kontribusi terhadap solusi penanganan stunting. Terdapat dua solusi yang dapat dilakukan dalam mengatasi permasalahan stunting, yaitu dengan intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik diarahkan untuk mengatasi penyebab langsung masalah stunting, sedangkan intervensi sensitif diarahkan untuk mengatasi penyebab tidak langsung yang menjadi akar masalah serta dampak jangka panjangnya.

Bupati berharap, melalui pertemuan rembuk stunting ini dapat menghasilkan komitmen bersama untuk percepatan penanganan dan penurunan stunting yang menjadi dasar gerakan penurunan stunting di Kabupaten OKU Timur.

Dengan melalui integrasi program/kegiatan yang dilakukan antar perangkat daerah, penanggung jawab layanan dan partisipasi masyarakat sehingga penurunan stunting di Kabupaten OKU Timur dapat terwujud.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama, karena stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan badan anak, namun juga pertumbuhan cara berpikir, bahkan dewasa nanti bisa mempengaruhi potensi generasi penerus dalam berkarya dan bekerja, sehingga berdampak pada perekonomian dan kemajuan daerah di masa depan dan dapat bersinergi guna menghasilkan solusi-solusi yang konkrit dalam mengatasi masalah stunting di daerah kita.

Agar kedepan anak-anak kita, mampu menjadi generasi penerus yang handal baik secara fisik maupun mental, karena anak-anak nantinya akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa ini di masa-masa yang akan datang”, Tutup Bupati.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur H. Zainal Abidin
menjelaskan, melalui rembuk ini diharapkan adanya penurunan angka stunting sekaligus menyamakan persepsi seluruh unsur terkait agar dapat memberikan jawaban turun nya angka Stunting.

Menurutnya, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan membuat ukuran tubuh anak terlalu pendek dibandingkan teman-teman seusianya.

Oleh karena itu, sambung Zainal, Ada indikator-indikator yang dihasilkan, urutan prioritas penanganan stunting, jumlah balita stunting (jumlah balita pendek dan sangat pendek), prevalensi stunting (persentase jumlah balita pendek dan sangat pendek).

“Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara rembuk dan penandatanganan komitmen lintas Sektoral,” tutupnya. (Ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here