Home BERITA SUMSEL Hendak Meliput Aksi, Dua Wartawan Dipukul Sekelompok OTD di Depan Kantor PUTR...

Hendak Meliput Aksi, Dua Wartawan Dipukul Sekelompok OTD di Depan Kantor PUTR OKU Timur

180
0
SHARE
Dua pekerja media yang merupakan Korban pemukulan dan penganiayaan oleh sekelompok OTD saat melapor ke Polres OKU Timur.

OKU Timur, SOR – Dua wartawan di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, mengalami pemukulan serta penganiayaan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTD) di depan Kantor Dinas PUTR OKU Timur, Kamis (21/4/2022).

Sebelumnya massa aksi dari salah satu LSM menggelar aksi di Kantor Kejaksaan Negeri OKU Timur. Usai meliput aksi demontrasi, para awak media menuju Kantor PUTR OKU Timur karena mendapat informasi akan ada aksi lanjutan di kantor dinas tersebut.

Saat sedang berada di seberang jalan kantor Dinas PUTR dan sedang ngobrol, tiba-tiba datang sekelompok orang tidak dikenal mendekati dan melakukan pemukulan serta pengoroyakan terhadap dua orang wartawan yang sedang menunggu massa aksi.

Diduga sekelompok orang tidak dikenal itu disewa untuk membubarkan aksi massa, sehingga berujung terjadi pengeroyokan, yang bukannya ke massa aksi malah menimpa kepada wartawan yang hendak meliput.

Atas kejadian ini dua orang wartawan yang menjadi korban melapor ke Polres OKU Timur. Mereka mengaku mendadak dipukul, dikejar hingga terpaksa menyelamatkan diri lari ke semak-semak.

“Aku dak tau apo masalahnyo tau-tau tiba-tiba orang-orang itu mencekik kemudian mukul, itu bukan satu orang pelakunya,” terang Rizal salah satu wartawan media online yang menjadi korban penganiayaan.

Kejadian ini membuat segenap pekerja media se-OKU Timur marah. Mereka berkumpul di Mapolres untuk memberikan dukungan terhadap korban. Sejumlah wartawan lain menjadi saksi atas kejadian ini dan memberikan keterangan pada penyidik.

“Kami mengecam aksi premanisme ini. Memangnya ini zaman batu pakai kekerasan. Apalagi ini terjadi saat kawan kawan wartawan hendak melakukan tugas dan profesinya, dan lebih miris lagi ini terjadi di depan kantor pemerintahan,” kata Angga, salah satu wartawan yang mendampingi korban saat melapor. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here