Home HUKUM DAN KRIMINAL Terkena Modus Jual HP, Wartawan Jadi Korban Begal

Terkena Modus Jual HP, Wartawan Jadi Korban Begal

325
0
SHARE
Joni Arisandi, wartawan yang menjadi korban begal saat hendak membuat laporan ke Polres OKU Timur. *Suaraokuraya/

OKU Timur, SOR – Salah satu wartawan sekaligus penyiar radio di OKU Timur, Joni Arisandi menjadi korban begal oleh sekelompok orang tidak dikenal pada Senin (24/11/2020) malam.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban yang usai siaran di salah satu stasiun radio sekira pukul 23.00 WIB mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal. Dalam komunikasi itu, salah satu pelaku mengatakan ingin menjual HP merek vivo.

Korban yang sudah terbiasa menerima telepon dari penggemarnya sebagai penyiar radio, tidak menaruh curiga. Lantas keduanya sepakat bertemu atau COD di kawasan Taman Kota Tugu Tani. Saat hendak melakukan transaksi, pelaku berlasan HP yang ingin dijual tertinggal di rumah.

“Katanya HP itu kalo baru Rp 4 juta, nah budak itu nak jual Rp 1,5 juta. Aku omongkan dak ado duit. Tapi pelaku ngomong percaya sama aku jadi bayar Rp 500 ribu dulu bae. Kata dia HP tinggal di rumah, kami kemudian berboncengan ke arah Desa Banuayu,” kata korban, Rabu (25/11/2020).

Di jalan korban sudah curiga kenapa jalan ke arah rumah pelaku berbelok-belok. Tapi pelaku berusaha meyakinkan dengan mengatakan rumahnya memang jauh karena miskin.

Di deretan kebun karet sekitar Desa Banu Ayu, mendadak motor dicegat oleh dua orang. Korban yang kaget sempat ngomong jika dia warga setempat, namun seorang pelaku malah emosi dan mengayunkan parang. “Kutangkis pake tas. Kalo dak kena tangan aku.” ujarnya mengenang sambil gemetar.

Kemudian korban berlari ke rumah warga terdekat minta tolong. Namun karena kejadian sudah malam korban sempat kesulitan mendapatkan bantuan.

“Akhirnya ada beberapa warga yang mau menolong dan ngantarkan ke polsek BP Peliung. Kami cek lagi ke lokasi tempat aku dibegal sudah dak ado lagi barang-barang aku.” jelas dia.

Atas kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Korban mengalami trauma dan merugi material senilai kurang lebih Rp 9 juta. Antara lain Honda Revo, HP Nokia, HP Vivo, KTP, SIM dan Kartu BPJS. (IKM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here