Home OKU RAYA Rusak Parah, Begini Kondisi Jembatan Penghubung Dua Desa di OKU Timur

Rusak Parah, Begini Kondisi Jembatan Penghubung Dua Desa di OKU Timur

492
0
SHARE

SUARAOKURAYA, OKU Timur – Kondisi jembatan yang menghubungkan desa Sumber Harapan dengan desa Kelirejo, Belitang II, OKU Timur sangat memprihatinkan. Kerusakan parah terjadi pada tiang pondasi penyangga jembatan hampir roboh akibat terkikis air dan pelebaran sungai.

Pantauan media ini, lantai jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut memakai papan dan tiang penyangga dari kayu ala kadarnya yang dipasang didekat pondasiĀ  utama. Kondisi jembatan diperparah dengan banyaknya sampah yang menyangkut di tiang jembatan sehingga menyebabkan arus air tidak lancar yang dapat mengakibatkan pengikisan tebing sungai.

Alit, salah satu warga setempat mengatakan, kondisi jembatan yang rusak parah sudah terjadi sejak lama namun sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah untuk dilakukan perbaikan.

Kondisi Jembatan Kelirejo-Sumber Harapan

“Jembatan ini sudah berulang kali ditinjau oleh pemerintah dari tahun 2017 yang lalu, katanya mau diperbaiki tahun ini tapi seperti yang dilihat malah tambah parah. Ini jembatan sangat penting karena merupakan akses warga untuk mengangkut hasil kebun kalau dibirakan saja seperti ini lama-lama roboh dan sangat merugikan warga tentunya,” katanya, Rabu (29/8).

Sementara, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD OKU Timur Sugeng mengatakan, rusaknya jembatan sudah lama dan sudah sering diajukan kepemerintah untuk diperbaiki, tapi hingga saat ini belum juga ada upaya perbaikan.

“Lantai jembatan yang tadinya hancur diperbaiki oleh masyarakat dengan dana swadaya, ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” katanya.

Menurutnya, jembatan yang melintas di atas Sungai Belitang tersebut panjangnya sekitar 40 meter dan usianya belum sampai 10 tahun. Jika jembatan ini sampai putus, sudah dipastikan perekonomian masyarakat lumpuh dan ini sangat merugikan.

“Jembatan ini harus segera diperbaiki kalau tidak maka membuat akses lalu lintas di jalur tersebut terganggu, terlebih di daerah itu merupakan sentra ekonomi terutama hasil perkebunan karet. Kita berharap jangan sampai putus dan memakan korban baru diperbaiki,” pungkasnya. (ikm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here