Home OKU RAYA Rapid Test Negatif, 105 Orang di OKU Timur Berstatus OTG

Rapid Test Negatif, 105 Orang di OKU Timur Berstatus OTG

53
0
SHARE
Petugas kesehatan sedang melakukan rapid test kepada salah satu warga yang pernah kontak dengan satu pasien terkonfirmasi positif covid-19. (Dok. Gugus Tugas Covid-19 OKU Timur)

OKU Timur, SOR – Sejak diumumkannya satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (3/5/2020), masyarakat menjadi waspada. Pasalnya pasien berinisial IJ (46) merupakan warga Sidogede, Belitang yang bekerja sebagai supir travel.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 OKUTinur, Yakub mengatakan, perkembangan kasus Covid-19 pada 6 Mei 2020, terdapat 320 PDP, masih dalam pemantauan 17 orang dan selesai pemantawan 303 orang. Sementara PDP sebanyak 11 orang, selesai pengawasan 9 orang dinyatakan negatif hasil pemeriksaan Swab PCR, 2 orang meninggal dunia. Sedangkan positif covid-19, terkonfmasi 1 orang.

“Terkait satu orang yang terkonfirmasi positif covid-19 berinisial IJ, sudah dilakukan pelacakan kontak dan dilanjutkan dengan rapid tes. Hingga hari ini, total terlacak 105 orang yang kontak dengan IJ dan setelah dilakukan rapid tes semuanya dinyatakan negatif,” katanya, Rabu malam.

Menurut Petugas Survailen Dinas Kesehatan OKU Timur, satu petugas medis yang sangat intes merawat IJ juga sudah dilakukan pemeriksaan PCR. Sampel swabnya sudah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang.

“Hari Senin yang lalu, sebanyak 19 tenaga kesehatan di rumah sakit Charitas juga sudah dilakukan rapid tes dan hasilnya negatif. Dan sebanyak 52 orang yang pernah kontak dengan IJ di desa Sidogede juga setelah di lakukan rapid tes, hasilnya negatif. Untuk Sidogede, petugas kesehatan terus melakukan pelacakan dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah,” ungkapnya.

Sementara, untuk Desa Serbaguna setelah dilakukan pelacakan kontak didapati sebanyak 16 orang dan Desa Jaya Mulia sebanyak 13 orang yang pernah kontak dengan IJ. Dari hasil pemeriksaan rapid tes oleh petugas kesehatan puskesmas setempat di dampingi petugas kesehatan dari dinas kesehatan, hasilnya negatif.

“Untuk keluarga dekat IJ dari anak, cucu, menantu dan yang mengurusnya diperiksa di RSUD Gumawang, dan setelah dilakukan rapid tes sebanyak dua kali dinyatakan negatif. Sampel swab sudah dikirim ke BBLK Palembang, saat ini masih menunggu hasilnya,” ujarnya.

Semua kontak yang terlacak, sudah diberikan edukasi dan diharuskan observasi atau karantina rumah selama 14 hari, karena masuk kategori OTG. Semua kontak erat resiko rendah dan kontak erat resiko tinggi dimasukkan dalam kategori OTG.

“Sebanyak 5 orang dari 105 kontak yang diambil swabnya. Kontak yang intens berhubungan dengan IJ yang diambil swab. Namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah kita masih terus melakukan pelacakan. Jika terdapat gejala covid-19, maka mereka harus menghubungi petugas kesehatan,” ucapnya.

Ia berharap, tidak ada lagi kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten OKU Timur. “Tetap waspada cara terbaik memutus mata rantai penularan. Cuci tangan pakai sabun, jangan bersentuhan, pakai masker dan tetap dirumah saja,” imbaunya.

Untuk  diketahui, pada 27 Maret 2020, Kementerian Kesehatan mengumumkan kategori kelompok baru terkait Covid-19, yakni orang tanpa gejala (OTG). Kategori OTG adalah mereka yang tidak bergejala dan memiliki risiko tertular dari orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kategori OTG juga memiliki riwayat kontak erat, baik kontak fisik, berada dalam ruangan atau berkunjung dengan radius 1 meter, dengan pasien Covid-19. (IKM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here