Home HUKUM DAN KRIMINAL Polres OKU Timur Simulasi TFG Sispam Kota Antisipasi Kerusuhan Saat Pilkada

Polres OKU Timur Simulasi TFG Sispam Kota Antisipasi Kerusuhan Saat Pilkada

85
0
SHARE
Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon, saat memberikan gambaran secara umum terkait Tactical Floor Game Sispam Kota dalam rangka Operasi Mantap Praja Musi. *Suaraokuraya/

OKU Timur, SOR – Guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020, Polres Kabupaten OKU Timur menggelar Tactical Floor Game (TFG), Sistem Pengamanan (Sispam) Kota dalam rangka Operasi Mantap Praja Musi, Jum’at (18/9/2020).

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon, di Aula Sanika Satya Wadha Polres OKU Timur, pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai.

Kegiatan ini secara umum memberikan gambaran kepada perwira pengendali dan penanggung jawab, utamanya jajaran polsek, mengenai skema pengamanan di objek vital penyelenggara pemilu jika terjadi aksi anarkis karena ketidakpuasan hasil dari pilkada.

Selain itu, untuk menguatkan sinergitas penanganan kontijensi terpadu antara TNI, Polri dan stake holder lainnya dalam pengamanan langsung Pilkada.

Kapolres OKU Timur AKBP Dahlizon, mengatakan, kegiatan sengaja dilakukan di aula Mapolres dengan simulasi tactical floor game, mengingat saat ini masih pandemi Covid-19.

“Simulasi ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi dan kesiapan personil sebelum melakukan pengamanan,” katanya.

Simulasi berjalan dengan skenario latihan Sispam kota, dimana dalam simulasi itu ada ratusan massa melakukan aksi anarkis di Kantor KPU OKU Timur, karena merasa tidak puas dan menilai adanya kecurangan pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati serentak pada 2020. Aksi massa semakin tidak terkendali karena tidak satupun pimpinan KPU setempat menemui massa pengunjukrasa.

Merasa tidak ditanggapi, membuat massa berbuat semakin brutal. Sehingga Kapolres OKU Timur AKBP Dahlizon, mengambil keputusan dengan memerintahkan personil untuk memukul mundur massa pengunjuk rasa. Emosi massa semakin tidak terkendali dan memaksa menerobos brikade polisi yang berjaga. Bahkan massa pengunjuk rasa semakin anarkis dengan membakar ban bekas yang kembuat situasi semakin mencekam.

Tidak hanya sampai disitu, aksi anarkis massa semakin beringas dengan melempari polisi dengan batu. Melihat kondisi itu personil polisi lalu menembakkan gas air mata yang membuat massa berlahan-lahan mundur. Tapi massa kembali maju dan situasi semakin tidak terkendali, karena itu Kapolres OKU Timur meminta bantuan pasukan Brimob untuk memukul mundur massa pengunjukrasa. Setelah turun bantuan dari pasukan Brimob massa berhasil dipukul mundur. Massa lalu membubarkan diri.

Beberapa orang yang diduga sebagai provokator yang membuat terjadinya unjukrasa anarkis berhasil ditangkap. Polisi juga berhasil mengevakuasi Ketua KPU OKU Timur dan dibawa ke Mapolres OKU Timur. (IKM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here