Home OKU RAYA Pembangunan Sport Center Martapura Dimulai

Pembangunan Sport Center Martapura Dimulai

615
0
SHARE
Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sport Center Martapura, Sabtu (22/8/2020)

OKU Timur, SOR – Proses pembangunan Gedung Sport Center (GSC) Martapura resmi dimulai. Pelaksanaan peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Desa Kotabaru, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Sabtu (22/8/2020).

Dalam sambutannya, Senior Manager CSR PT Bukit Asam, Zulfikar mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan untuk menyalurkan dana bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 128 miliar untuk 10 Kabupaten dan dua Kota.

“Dana CSR PT BA dihibahkan oleh Propinsi Sumsel ke Kabupaten Oku Timur untuk pembanguan GSC, rehabilitasi stadion mini Tebat dari dan Damkar. Tapi Rp 21,4 miliar tergantung realisasi dilapangkan,” katanya.

“Mudahan mudahan pembanguana ini bisa berlanjut. Bangunan dikerjakan dalam waktu 8 bulan, awal atau tengah bulan April, kedua bangunan selesai dan bisa digunakan,” imbuhnya.

Bupati OKU Timur, Kholid Mawardi mengucapkannya terimakasih atas pemberian bantuan dana CSR yang dihibahkan ke Kabupaten OKU Timur oleh propinsi Sumatera Selatan.

“Kami ucapkan terima kasih, sudah mendapatkan bantuan dana CSR sebanyak tiga bantuan, GSC, rehab stadion mini Tebat Sari dan mobil Damkar. Semoga bantuan kedepannya akan semakin banyak turun ke OKU Timur,” ucapnya.

Sementara Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan, PT BA merupakan milik masyarakat, Pemerintah Propinsi Sumsel hanya punya saham yang kecil di PT BA. Pada tahun 2019, dana CSR PT BA sebesar Rp 128 miliar. Sudah direncanakan oleh pemerintah sebelumnya untuk dibangun Convention Hall.

“Rencana pembanguan convention hall itu langsung saya coret, karena mamfaat gedung hanya dirasakan oleh orang mampu saja. Selanjutnya, bantuan CSR dipecah untuk untuk 10 kabupaten, untuk dibangun gedung olahraga minimal 10 miliar,” katanya.

Ia berharap, gedung GSC yang akan dibangun bukan untuk hiasan, bukan untuk kelengkapan sebuah kota, tapi dibangun untuk pemuda meraih prestasi setinggi mungkin. Kalau sudah ada stadion harus ada berpuluh pemuda yang berprestasi yang membanggakan daerah.

“Awasi pembanguan gedung ini, karena bukan hanya tugas kepolisia dan tugas kejaksaan. Ini tugas bagi mata kita semua agar bangunan ini bisa bermanfaat,” harapanya. (IKM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here