Home HUKUM DAN KRIMINAL Dihadang di Samping Pemkab OKU Timur, Dipaksa Ikut, Motor dan HP Dirampas

Dihadang di Samping Pemkab OKU Timur, Dipaksa Ikut, Motor dan HP Dirampas

2238
0
SHARE
Kedua korban saat akan melaporkan peristiwa perampasan motor dan HP,di Polsek Martapura, Minggu (23/8/2020). Foto : Suaraokuraya.com

OKU Timur, SOR – Aksi perampasan motor kembali terjadi, kali ini menimpa dua remaja ES (15) dan MA (16) warga Kecamatan Jayapura, di Jalan Adiwiyata samping kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) OKU Timur, Minggu (23/8/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun, saat kedua korban pulang dari membeli silikon handphone di pasar , mereka melewati jalan disamping Pemkab OKU Timur. Saat itu, tiba-tiba motor yang mereka kendarai, dihentikan paksa oleh dua orang yang tidak dikenal dan mengancam kedua korban untuk ikut mereka.

“Kami ini pengajian di Tumi Jaya pak, sesudah itu mau ke pasar membeli silikon handphone. Saat mau pulang, sekira jam 12.15 WIB, tepat dijalan besar samping Pemda, tiba tiba motor dihentikan oleh dua orang yang tidak dikenal. Mereka minta kami untuk ikut mereka,” kata salah satu korban.

Lanjut korban, saat menghentikan paksa motor, kedua orang itu memaksa salah dari kami untuk ikut mereka. Setelah ikut naik motor, datang lagi dua orang yang tidak dikenal untuk menjemput satu teman saya.

“Ketika saya ikut mereka, bonceng bertiga pak. Saat itu tiba tiba datang dua orang yang tidak dikenal naik motor, teman dua orang sebelumnya, dan langsung mengancam teman saya satunya untuk ikut mereka. Kami berdua¬† dibawa secara terpisah oleh empat orang itu,” ujarnya.

Selama dibawa jalan oleh keempat orang itu, kami berdua diancam akan dipukuli dengan alasan motor yang mereka pakai rusak karena disenggol oleh salah satu teman kami.

“Alasannya itu pak, mungkin modus saja, padahal kami tidak pernah menyerempet motor mereka. Sayai dibawa jalan keliling ke arah Baturaja, lalu berputar ke arah Tebat Sari dan diturunkan disana. Motor saya dirampas oleh mereka pak. Sedangkan teman saya dibawa ke irigasi Perjaya,dan diturunkan disana, HP dirampas,” ucapnya.

“Kami tidak sadar pak, kalau motor dan HP akan dirampas oleh mereka. Selama dibawa jalan keliling, tidak pernah terpikirkan akan terjadi seperti ini,” timpalnya.

Kedua korban, secara resmi melaporkan peristiwa perampasan yang menimpanya di Polsek Martapura. Laporan itu, masih dalam proses dikarenakan masih menunggu kelengkapan surat menyurat kepemilikan sah kendaraan bermotor yang dirampas.

Terpisah, Kapolres OKU Timur AKBP Dalison, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP M Ikang Ade Putra, SIK, menjelaskan, jika korban melapor tentu akan segera ditindak lanjuti. “Kita tunggu korban melapor terlebih dahulu,” tegasnya. (IKM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here